Sejarah Microsoft publisher berawal dari tahun 1991. Jika
dibandingkan dengan keluarga Microsoft office lainnya, Microsoft publisher yang
temuda. Kala itu Microsoft publisher masih memiliki banyak kekurangan.
Keterbatasan itu menyebabkan dekstop publishing Microsoft ini sedikit
tertinggal dibanding kompetitornya.Dengan kondisi seperti itu, Microsoft tentu
tidak berdiam diri mereka pun segera memperbaiki publisher. Hasilnya, Microsoft
publisher memiliki segudang kemampuan yang tak ada digenerasi sebelumnya. Bahkan
Microsoft publisher 2007 telah mampu untuk menghasilkan output file PDF
berkualitas dengan kemampuan embedded font (Anonimd, 2011).
Kelebihan utama Microsoft publisher yaitu pengoprasiannya yang
sangat mudah dan harganya yang relatif murah. Kelebihan inilah yang membuat
bisnis-bisnis kelas menegah bawah mau melirik Microsoft publisher. Mereka yang
tidak memiliki tenaga ahli dalam desain dapat memanfaatkan Microsoft publisher
untuk menciptakan materi pemasaran seperti iklan, brosur, kartu nama, spanduk,
sertifikat, amplop, kartu pos, katalog, kop surat, hingga kartu ucapan hanya
dengan beberapa klik saja (Anonimd, 2011).
Berdasarkan Anonime (2012), berikut nama-nama
template-template Microsoft publisher
1. Advertisement
2. Award Certificate
3. Banners
4. Brochures
5. Bussinesss Cards
6. Business Forms
7. Calendars
8. Catalogs
9. E-mail
10. Envelopes
11. Flyers
12. Gift Certificate
13. Greeting Cards
14. Import Words Documents
15. Invitation Cards
16. Label
17. Letterhead
18. Menus
19. Newslatters
20. Paper Folding Project
21. Postcards
22. Program
23. Quick Publications
24. Resumes
25. Signs
26. Web sites
27. With Compliment Cards
Bagian-bagian Microsoft Publisher
Menurut Oscar (2007), menjelaskan bahwa bagian-bagian yang
terdapat di dalam interface program MS Publisher yaitu :
1. Office Button
Tombol Office digunakan untuk menampilkan menu-menu atau perintah
yang berhubungan dengan dokumen, seperti: membuat dokumen baru, membuka
dokumen, menyimpan dokumen, mencetak dokumen dan lain-lain.
2. Quick Acess Toolbar
Quick Acess Toolbar merupakan bagian yang berisi icon-icon yang
digunnakan untuk mempercepat akses sebuah perintah.
3. Tab Menu
Bagian yang menunjukkan menu-menu yang berhubungan dengan perintah
untuk mengolah dokumen.
4. Title Bar
Bagian yang menunujukkan nama dari sebuah dokumen. Terdapat pada
bagian teratas jendela Microsoft Publisher.
5. Ribbon
Bagian yang berisi perintah-perintah dari sebuah menu. Setiap
ribbon yang muncul berbeda-beda tergantung dari menu yang dipilih.
6. Format Publication
Bagian yang menampilkan beberapa pilihan pemformatan publisher,
baik itu Page Option, Color Scheme, Font Scheme dan lain-lain.
7. Horizontal Scroll Bar
Bagian yang digunakan untuk menggeser layar ke bawah atau untuk
menuju ke halaman selanjutnya.Menurut Oscar tahun 2007 menjelaskan bahwa
menu-menu program MS Publisher yang sering digunakan setelah kita memilih jenis
publisher terdapat pada bagian Tab Menu. Adapun menu-menu tersebut adalah :
1. File
Untuk membuka menu File, tekan tab Home lalu akan muncul beberapa
perintah.
2. Edit
Untuk membuka menu Edit, tekan tab Edit lalu akan muncul perintah
mengedit data.
Gambar 46 Menu Edit
3. View
Untuk membuka menu View, tekan tab View lalu akan muncul perintah
untuk memunculkan perintah.
4. Insert
Untuk membuka menu Insert, tekan tab Insert lalu akan muncul
beberapa perintah penyisipan objek.
Untuk membuka menu Format, tekan tab Format lalu akan muncul
beberapa perintah pengaturan atau pengubahan tampilan.
6. Tools
Untuk membuka menu Tools, tekan tab Tools lalu akan muncul
beberapa perintah pengaturan atau pengubahan pengejaan kata.
7. Arrange
Untuk membuka menu Arrange, tekan tab Arrange lalu akan muncul
beberapa perintah pengaturan tampilan gambar.
8. Table
Untuk membuka menu Table, tekan tab Table lalu akan muncul
beberapa perintah untuk menyisipkan tabel.
Microsoft Publisher 2010 atau disingkat MS Publisher adalah salah
satu dari salah banyak pemaketan Microsoft Office. MS. Publisher dirancang
untuk tujuan percetakan yang bersifat praktis. Walaupun secara praktis kita
dapat juga membuat berkasnya di pengolah kata seperti Microsoft Word, MS.
Publisher mempunyai kelebihan yaitu memiliki banyak template-template yang siap
digunakan. MS Publisher sering digunakan untuk membuat banner dan poster
(Anonima, 2010).
Microsoft publisher Adalah sebuah program aplikasi untuk sistem
operasi Windows yang digunakan untuk Desktop publishing. Program ini merupakan
buatan Microsoft Corporation, dan mulai pada versi Microsoft Office System
2003, telah diintegerasikan ke dalam paket tersebut. Kini, namanya menjadi
Microsoft Office Publisher. Versi terbarunya adalah Microsoft Office Publisher
2007 yang terintegrasi dengan Microsoft Office Publisher 2007 (Anonimb, 2009).
Microsoft Publisher, adalah sebuah aplikasi desktop publishing
dari Microsoft. Ini adalah sebuah aplikasi entry-level, berbeda dari Microsoft
Word dalam penekanan ditempatkan pada halaman tata letak dan desain ketimbang
komposisi teks dan pemeriksaan. Versi saat ini adalah Microsoft Publisher 2010
untuk Windows, tidak ada versi untuk Macintosh.Pada Microsoft Office
2007, Penerbit saldo toolbar tradisional Office versi sebelumnya, tidak seperti
program Office 2007 yang lain, yang menampilkan antarmuka pita baru. Microsoft
Publisher 2010 berisi antarmuka pita baru.Penerbit termasuk dalam edisi yang
lebih tinggi-akhir Microsoft Office, mencerminkan penekanan Microsoft pada
aplikasi sebagai penggunaan
yang mudah dan alternatif lebih murah ke “kelas berat,” dengan fokus pada pasar usaha kecil di mana perusahaan tidak memiliki didedikasikan desain profesional tersedia untuk membuat materi pemasaran dan dokumen lainnya. Namun, ia memiliki pangsa relatif kecil dari pasar desktop publishing, yang didominasi oleh Adobe InDesign dan QuarkXPress. Penerbit secara historis kurang disukai di kalangan high-end toko mencetak komersial, dibandingkan dengan aplikasi desktop publishing lainnya. Penerbit posisi sebagai aplikasi entry-level memperburuk banyak hal (terutama dalam versi yang lebih tua) seperti font tersedia dan tertanam benda-benda tidak tersedia pada penyedia layanan mesin ‘. Sebaliknya, Penerbit dilengkapi dengan alat-alat untuk pak file terkait ke dalam aplikasi diri berkembang.
yang mudah dan alternatif lebih murah ke “kelas berat,” dengan fokus pada pasar usaha kecil di mana perusahaan tidak memiliki didedikasikan desain profesional tersedia untuk membuat materi pemasaran dan dokumen lainnya. Namun, ia memiliki pangsa relatif kecil dari pasar desktop publishing, yang didominasi oleh Adobe InDesign dan QuarkXPress. Penerbit secara historis kurang disukai di kalangan high-end toko mencetak komersial, dibandingkan dengan aplikasi desktop publishing lainnya. Penerbit posisi sebagai aplikasi entry-level memperburuk banyak hal (terutama dalam versi yang lebih tua) seperti font tersedia dan tertanam benda-benda tidak tersedia pada penyedia layanan mesin ‘. Sebaliknya, Penerbit dilengkapi dengan alat-alat untuk pak file terkait ke dalam aplikasi diri berkembang.
Banyak fitur akhir lebih tinggi seperti transparansi, membayangi
objek, siput, teks di jalan, dan built-in output PDF entah tidak berfungsi
secara penuh atau tidak tersedia di versi sebelumnya. Namun, versi terbaru
memiliki kemampuan yang lebih besar tentang pemisahan warna dan tepat output
proses pewarnaan (Anonimc, 2011).
File milik penerbit format (pub.) tidak didukung oleh aplikasi
lainnya, dengan pengecualian Adobe PageMaker dan Corel Draw X4 (terbuka saja).
Penerbit mendukung berbagai format file lain, termasuk format Enhanced Metafile
(EMF) yang didukung pada platform Windows. Microsoft Publisher versi trial
dapat digunakan untuk melihat. Pub file diluar masa percobaan (Anonimc, 2011).
Microsoft Publisher (nama penuh Microsoft Office Publisher)
merupakan perisian penerbitan meja yang dihasilkan oleh Microsoft. Ia boleh
digunakan untuk menghasilkan bahan penerbitan yang baik dengan pilihan rekaan
yang pelbagai, contohnya termasuklah risalah, ucapan, katalog, buletin dan
sebagainya. Microsoft Publisher sering dianggap sebagai perisian permulaan, ia
boleh memberikan kawalan unsur halaman yang lebih bagus berbanding Microsoft
Word namun tidak sebagus program reka bentuk laman seperti Adobe InDesign atau
QuarkXPress (Anonimd, 2011).
Berdasarkan Anonimd (2011), versi Microsoft Publisher adalah
:
1. 1991 Microsoft Publisher for
Windows
2. 1993 Microsoft Publisher 2.0
3. 1995 Microsoft Publisher 3.0 for
Windows 95
4. 1996 Microsoft Publisher 97
(Windows 95)
5. 1998 Microsoft Publisher 98
(Windows 9x)
6. 1999 Microsoft Publisher 2000
(Windows 9x, 2000, ME)
7. 2001 Microsoft Publisher 2002
(Windows 98, 98SE, ME, 2000, XP)
8. 2003 Microsoft Office Publisher
2003 (Windows 2000 (SP3), XP)
9. 2007 Microsoft Office Publisher
2007 (Windows XP, Vista)
Pengertian
Microsoft publisher, Fungsi, Kegunaan serta kelebihan dan kekurangannya – Sobat sudah pernah dengar aplikasi ini ? Saya yakin
sobat masih awam dengan aplikasi buatan microsoft ini. Ya, wajar saja jika
sobat masih awam. Di sekolah pun masih sangat jarang yang mempergunakannya.
Walaupun begitu, aplikasi ini juga memiliki berbagai manfaat yang patut untuk
dicoba...
Pengertian Microsoft Office
Publisher
Microsoft Publisher adalah
program aplikasi yang termasuk dalam bagian Microsoft Office Suite dari
Perusahaan Microsoft yang digunakan untuk kegiatan desktop publishing. Hah ?
Desktop Publishing ? Apa itu ? Ya, desktop publishing intinya menghasilkan
sesuatu untuk diterbitkan, seperti majalah, poster, brosur, katalog, kartu
ucapan, koran, mading, kalender, dan lain-lain.
Sesuai dengan namanya
“Publisher” yang berarti Penerbit. Jadi intinya aplikasi ini dipergunakan untuk
membuat sesuatu yang akan diterbitkan bahkan untuk tujuan komersial.
Ada beragam versi dari
Microsoft Publisher, diantaranya yaitu Microsoft Publisher 2007, Microsoft
Publisher 2010, dan yang terbaru yaitu Microsoft Publisher 2013. Semuanya
memiliki tampilan/desain yang berbeda, namun fungsi, tujuan dan kegunaannya
tetap sama. Yaitu untuk menciptakan karya desktop publishing.
Kenapa harus memakai
Microsoft Publisher ?
Walaupun kita bisa membuat
koran atau majalah menggunakan Microsoft Word dan Powerpoint, namun hasilnya
tetap akan beda jika kita menggunakan Microsoft Publisher. Mengapa ? Karena
fitur dari Microsoft Publisher sangat cocok dan khusus untuk kegiatan desktop
publishing. Jadi hasilnya akan lebih memuaskan.
Microsoft Publisher menyediakan
berbagai macam template yang siap digunakan. Jadi ketika kita ingin membuat
suatu karya, kita hanya tinggal memilih template sesuai kebutuhan. Setelah itu
kita mengeditnya sesuai keinginan dengan meggunakan fitur-fitur menarik yang
ada di dalamnya.
Seandainya kita akan
membuat sesuatu menggunakan Publisher, tentu hasilnya tidak akan mengecewakan
dan lebih cepat untuk jadi. Misalnya saat membuat kartu nama. Kita tinggal
memilih template, edit, simpan dan cetak. Jadi deh.
Atau juga membuat majalah
dinding untuk tugas sekolah. Hasilnya akan jauh lebih menarik, bagus dan
bermakna tentunya dengan pembuatan yang sangat mudah. Hal ini berbanding
terbalik jika kita harus membuat mading secara manual. Harus menulis, harus
menggambar, harus inilah, itulah yang tentu cukup merepotkan. Pilih mana,
manual atau ms publisher ?
Fungsi dan Kegunaan
Microsoft Publisher
Microsoft Publisher
memiliki berbagai fungsi dan kegunaan, diantaranya yaitu :
1. Untuk pembuatan banner.
2. Untuk pembuatan sertifikat.
3. Untuk pembuatan majalah.
4. Untuk pembuatan kartu nama
5. Untuk pembuatan kartu undangan.
6. Untuk pembuatan kalender.
7. Untuk pembuatan kartu ucapan.
8. Untuk pembuatan brosur.
9. Untuk pembuatan katalog.
10. Untuk pembuatan poster.
11. Untuk pembuatan koran.
12. Dan untuk pembuatan desktop publishing lainnya.
Keunggulan Microsoft
Publisher
Ms. Publisher memiliki beberapa
kelebihan atau keunggulan, diantaranya yaitu :
1. Adanya banyak template yang siap digunakan.
2. Mudah digunakan dalam pembuatan karya desktop publishing, bahkan
untuk pemula sekalipun.
3. Hasil jadi dapat dicetak dan disimpan ke berbagai format.
4. Hasil jadi dapat dikirim melalui e-mail.
5. Hasil jadi dapat diconvert dengan mudah menjadi bentuk HTML.
6. Hasil jadi dapat langsung disimpan secara online, sehingga dapat
diakses kapan saja dan di mana saja.
7. Banyaknya fitur yang mendukung pembuatan desktop publishing
sehingga hasilnya lebih bagus dan menarik.
Nah itu dia pengkajian dari
pengertian microsoft publisher, fungsi/kegunaan microsoft publisher, serta
kelebihan dan kekurangannya. Dengan mengenal microsoft publisher kita bisa
membuat suatu karya desktop publishing secara mandiri. Adapun desktop
publishing tersebut seperti koran, majalah, poster, kartu nama, brosur,
sertifikat dan lain sebagainya.
Kita tidak perlu
repot-repot untuk membayar jasa desain pembuatan desktop publishing, karena
dengan menggunakan microsoft publisher kita juga bisa membuatnya. Tentunya
sangat mudah, bahkan untuk pemula sekalipun
.
Kali ini saya
akan sedikit berbagi mengenai langkah-langkah pembuatan brosur di Microsoft
Publisher 2010. Sebenarnya bukan hanya brosur saja, melainkan banyak pilihan
seperti flyer, sertifikat, banner dan lain-lain yang bisa kita buat di
Microsoft Publisher.
1. Langkah
Pertama
Untuk memulai pembuatan Brosur, langkah pertama buka Microsoft Publisher dengan cara klik Start – All Program – Microsoft Office – Microsoft Publisher – Enter.
Nanti akan keluar tampilan
seperti ini :
Kemudian Klik Brochures – Enter
2. Langkah
Kedua
Selanjutnya pilih kategori brosur sesuai keinginan dan keperluan yang diinginkan. Pilih design yang menarik agar banyak peminat. Misalnya seperti contoh Tilt – Create.
Tampilan pada lembar kerja
Microsoft Publisher :
Disini ada dua halaman, halaman
pertama untuk brosur bagian luar dan halaman kedua untuk brosur halaman dalam.
Brosur ini adalah halaman lipat 3, seperti brosur pada umumnya.
3. Langkah
Ketiga
Kosongkan kolom-kolom yang ada di
slide brosur tersebut untuk mempermudah proses pengisian brosur.
Untuk slide pertama, seperti
tampilan di bawah ini :
Untuk yang slide kedua
kosongkan kolom-kolomnya, akan tetapi format desainnya biarkan seperti semula.
Seperti contoh :
Agar kelihatan menarik, edit dan
ubahlah tampilan dari pola yang telah ada. Untuk format desain pada slide kedua
copy di slide pertama dan sesuaikan dengan besar brosur yang akan dibuat.
4. Langkah
Keempat
Buat semenarik mungkin dengan
menambahkan tulisan, gambar, maupun tema-tema yang ada pada template brosur
yang dipilih. Design yang menarik agar mengangkat minat pembaca.
Untuk memasukkan teks ke dalam slide brosur, caranya dengan Klik Draw Text Box – Enter.
Buatlah kotak sesuai dengan
kebutuhan.
Sedangkan untuk memasukkan
gambar, caranya pun cukup mudah. Dengan cara Klik Insert – Picture – Pilih
gambar yang akan dipakai – Lalu Tekan Insert.
Kemudian atur format gambar
sesuai dengan keinginan, dengan cara Klik Gambar - Nanti akan keluar
Picture Tool – dan pilih format gambar yang diingankan.
5. Langkah
Kelima
Slide Pertama
Untuk slide pertama, masukkan
butiran seperti sejarah instansi, tujuan instansi, struktur organisasi maupun
nama-nama instansi beserta logo dari instansi yang akan dibuat tersebut. Atau
bisa juga bisa diisi sesuai dengan kebutuhan brosur yang akan dibuat.
Contoh :
Setelah semua sudah terisi
lengkap sesuai dengan kebutuhan, langkah selanjutnya yakni atur format design
dengan cara Klik Page Desain –Schemes - Pilih tema yang
diinginkan.
Kemudian atur warna background
semenarik mungkin, dengan cara Klik Page Desain - Background – Pilih sesuai
keinginan masing-masing.
Contoh untuk tampilan pada slide
pertama :
SSlide Kedua
Langkah-langkahnya pun hampir
sama dengan slide yang pertama hanya saja pada slide kedua ini tidak perlu
mengubah tema lagi, karena tema yang dipilih di slide awal akan mengubah juga
di slide kedua.
Untuk slide kedua ini, bisa diisi
beberapa butiran seperti foto kegiatan instansi, fasilitas-fasilitas yang ada
di instansi, serta visi dan misi yang ada di instansi tersebut. Atau bisa juga
dikreasikan sesuai dengan kebutuhan brosur.
Seperti contoh :
Untuk mendesign lembar kerja
brosur, caranya pun sama dengan slide pertama, dengan cara Klik Page Desain –
Schemes – dan pilih sesuai selera masing-masing.
Atur background semenarik mungkin
untuk mendukung tampilan brosur yang akan dipromosikan dengan cara Klik Page
Desain – Background – Dan pilih sesuai selera.
Seperti contoh tampilan pada
slide kedua :
6. Langkah
Keenam
Langkah Keenam adalah langkah
terakhir, yakni proses penyimpanan. Setelah semua tahap-tahap telah usai dan
telah diperiksa kembali struktur, desain, dan tatanannya. Barulah kita simpan
dengan cara Klik Save.
Hasil Akhir Brosurnya :




















0 Komentar untuk "Microsoft Office Publisher"