Local Area
Network (LAN)
Pengertian Local Area Network (LAN)
LAN adalah kependekan dari Local
Area Network yang merupakan suatu jaringan yang di mana
perangkat keras dan perangkat lunak bisa saling berkomunikasi dalam daerah
yang terbatas. LAN hanya bisa menjangkau daerah yang sangat terbatas.
misalnya hanya dapat menjangkau dalam satu gedung saja.
Local Area Network atau
jaringan komputer lokal adalah sebuah jaringan komputer yang terbatas hanya
pada sebuah wilayah kecil saja. Dari pengertian di atas dapat diambil
kesimpulan bahwa LAN ini hanya terbatas pada suatu wilayah/ kompleks saja.
Contoh dari LAN yang sering kita temui yaitu jaringan komputer di kompleks
gedung perkantoran, warnet, cafe rumah pribadi dll.
Dengan teknologi LAN ini kita
dapat saling berbagi data yang telah kita simpan dalam folder sharing, selain
itu juga kita dapat menggunakan 1 printer secara bersama-sama dalam satu
jaringan komputer lokal ini. Pada umumnya LAN ini menggunakan teknologi IEEE
802.3 Ethernet dengan kecepatan transfer data hingga 1000 Megabit per sekon
(Mbps) yang disambungkan dengan perantara switch dan router. Namun akhir-akhir
ini beberapa jaringan lokal menggunakan teknologi 802.11b atau biasa disebut
Wi-fi (Wireless Fidelity). Wi-fi ini merupakan teknologi wireless (nirkabel)
sehingga dalam instalasinya lebih praktis dibanding LAN yang berbasis Ethernet.
Karena kita tidak perlu lagi
susah-susah untuk menarik kabel untuk menyambungkan antara komputer satu dengan
komputer yang lainnya. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan
teknologi Wi-fi biasanya disebut hotspot. biasanya dapat menjumpai hotspot ini
di kompleks perhotelan, café, kampus, taman hiburan dll.
Komponen dan
Prinsip kerja LAN
Ada 2 kompenen utama dalam
sebuah jaringan komputer lokal (LAN) yaitu node dan link.
- Node Node adalah titik yang dapat
menghasilkan input data atau menerima data tersebut atau juga
kedua-duanya. Node – node berupa komputer yang saling terhubung.
- Link Link adalah jalur transimisi
data/informasi antar node. Link ini berupa hubungan antara node yang satu
dengan node yang lainnya dalam sebuah jaringan.
Prinsip kerja LAN tergantung
dengan pola atau topologinya. Jika jaringan tersebut menggunakan pola tidak
terpusat maka setiap komputer yang terhubung dengan jaringan disebut host. Namun
jika jaringan tersebut terpusat maka akan ada istilah server dan workstation.
Untuk lebih jelasnya dapat kita lihat pada penjelasan dibawah ini.
- Server Server
adalah sebuah komputer yang berfungsi untuk mengendalikan jaringan. Dari
komputer server ini kita dapat mengendalikan, mengirim data dan menerima
data dari komputer-komputer workstasion. Jika LAN ini terhubung dengan
sebuah modem, maka di server ini kita bisa mengatur bandwith yang bisa
digunakan oleh masing-masing komputer workstasion saat mengakses internet.
Kita juga dapat memblokir situs-situs yang tidak kita kehendaki, seperti
yang berhubungan dengan pornografi, cybercrime, kekerasan dll. Biasanya
data yang digunakan secara bersama-sama (share), di simpan dalam folder
yang berada di komputer server. Selain itu perangkat-perangkat yang
digunakan secara bersama- sama biasanya juga bekerja di komputer server
ini, seperti printer, disk dll.
- Workstasion
Workstation ini adalah sebuah sistem komputer yang terhubung dengan
server.Workstation ini bisa berupa sejumlah komputer yang saling terhubung
atau juga bisa berbentuk sebuah komputer besar seperti sistem minikomputer.
Workstation yang berupa sejumlah komputer terkadang disebut client.
Client-client ini saling terhubung dengan bantuan hub atau switch yang
kemudian dihubungkan lagi dengan komputer server. Sehingga antara client
dengan client ataupun antara client dengan server dapat saling bertukar
data secara langsung. Setelah komputer server dan workstation saling
terhubung maka terbentuklah sebuah link (jaringan). Link inilah yang
menjadi media pertukaran data antar komputer. Setelah semua node-node itu
saling terhubung terbentuklah sebuah link yang saling menyatu. Selain itu,
Printer yang terpasang di komputer server dapat juga digunakan oleh
komputer client dengan bantuan hub. C. Keuntungan dan kerugian LAN
Keuntungan :
- Pertukaran file dapat dilakukan dengan
mudah
- Dapat melakukan control jaringan
- Proses back up data lebih mudah
- Kerja lebih efektif
- Dengan adanya fasilitas sharing maka
terjadi efisiensi waktu dan biaya.
Kerugian :
- Jika ada satu komputer terkena virus
berpotensi menginfeksi komputer lain dalam jaringan.
- Berpotensi munculnya pencurian data oleh
pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Topologi
LAN (Local
Area Network)
Topologi adalah pola/bentuk
hubungan antar node dalam suatu jaringan. Ada beberapa jenis topologi dalam LAN
diantaranya :
a. Topologi Mesh (Point to point)
Topologi komputer Topologi
mesh banyak komputer Topologi mesh adalah jaringan yang menghubungkan komputer
secara point to point (titik ke titik). Artinya semua komputer akan terhubung
satu persatu tanpa ada yang terputus. Dalam topologi mesh ini jaringan menggunakan
pola yang tidak terpusat.
- Kelebihan Fault
tolerant (kemampuan sistem untuk terus bekerja ketika ada kegagalan
komponen) sangat besar karena banyaknya link dengan setiap node.
- Kekurangan biaya instalasi mahal instalasi memakan
waktu lama karena harus satu-satu manajemen jaringan rumit o
troubleshooting jaringan sukar.
b. Topologi Bintang (Star Topologi)
Topologi bintang Topologi
bintang adalah jaringan yang menghubungkan semua komputer dengan konsentrator
berupa perangkat hub atau switch. Dalam topologi ini jaringan menggunakan pola
yang terpusat sehingga ada komputer yang berfungsi sebagai server dan adapula
yang bertindak sebagai workstation.
Keuntungan :
- Instalasi mudah
- Biaya instalasi murah
- Penambahan node bisa dilakukan dengan mudah
- Troubleshooting mudah
- Jika salah satu kabel ada yang putus
jaringan tetep bisa berfungsi
- Manajemen terpusat dan memudahkan untuk
jaringan dalam skala besar.
Kekurangan
- Jika switch atau hub rusak maka jaringan
akan lumpuh total
c. Topologi Cincin (Ring Network)
Topologi cincin Topologi
cincin adalah jaringan yang menghubungkan host dengan host lainnya dalam
lingkaran tertutup. Host adalah komputer yang terhubung dengan suatu jaringan.
Topologi ini menggunakan pola jaringan yang tidak terpusat.
Kelebihan :
- Proses instalasi mudah
- Biaya instalasi murah
- Penambahan node dapat dilakukan dengan
mudah
- Bekerja baik pada network skala kecil
Kekurangan
- Jika kabel putus atau rusak maka jaringan
lumpuh total
- Proses troubleshooting cukup sukar
- Manajemen network dalam skala besar sulit
dilakukan
d. Topologi Bus Topologi Bus Topologi bus
adalah jaringan yang
menggunakan sebuah kabel untuk menghubungkan semua komputer. Sehingga semua
host terhubung secara langsung dengan kabel tersebut. Topologi ini menggunakan
pola jaringan yang tidak terpusat.
Kelebihan
- Proses instalasi mudah
- Biaya instalasi murah
- Penambahan node dapat dilakukan dengan
mudah
- Bekerja baik pada network skala kecil
Kekurangan
- Jika kabel putus atau rusak maka jaringan
lumpuh total
- Proses troubleshooting cukup sukar
- Manajemen network dalam skala besar sulit
dilakukan
c. Topologi Pohon (Tree Nework)
Topologi Tree Topologi tree
network adalah jaringan komputer terpusat yang mana terdapat tingkatan simpul
(node). Dimana simpul yang diatas dapat mengatur simpul yang dibawahnya, data
yang menuju simpul bawah pun harus melewati simpul atas dulu. Demikian pula
sebaliknya.
Kelebihan
- Penambahan node bisa dilakukan dengan mudah
- Troubleshooting mudah
- Jika salah satu kabel ada yang putus
jaringan tetep bisa berfungsi
- Manajemen terpusat dan memudahkan untuk
jaringan dalam skala besar.
- Dapat membentuk kelompok jaringan-jaringan
tersendiri.
- Jika ada switch yang mati, maka jaringan
yang mati hanya yang berada di switch tersebut.
Kekurangan
- Jika ada switch yang paling atas mati maka
jaringan yang dibawahnya akan mati total.
Peralatan dan
perangkat LAN
Peralatan dan perangkat yang
dibutuhkan dalam membuat sebuah jaringan komputer lokal (LAN) yang berbasis
kabel adalah sebagai berikut :
a. Kabel
UTP (unshielded twisted pairs)
Kabel UTP adalah kabel yang
khusus digunakan untuk transmisi data (mentransfer dan menerima data). Disebut
unshielded karena kabelini tidak delengakapi pelindung sehingga rentan terhadap
interferensi elektromagnetik. Kabel ini terdiri dari 4 pasang kabel (Pairs)yang
saling terpilin (twisted) atau saling berlilitan. 4 pasang kabel ini mempunyai
warna yang berbeda –beda yaitu :
- Biru dan biru putih
- Oranye dan oranye putih
- Hijau dan hijau putih
- Cokelat dan cokelat putih Kabel UTP terdiri
dari 5 kategori tapi yang terkenal hanya 2, yaitu kategori 3 dan kategori
5. UTP kategori 3 mempunyai kecepatan transmisi data sampai 10 mbps dan
UTP kategori 5 mempunyai kecepatan transmisi data hingga 100 mbps. Secara
lengkap dapat kita lihat pada gambar di bawah ini. Dalam prakteknya nanti
penggunaan kabel UTP menggunakan 2 metode, yaitu metode cross dan
straight. Metode ini tergantung dengan perangkat apa yang akan
disambungkan.
b. Konektor RJ-45
Gambar 4 Konektor RJ-45
(Registered Jack – 45) adalah konektor kabel Ethernet yang biasa digunakan
dalam topologi jaringan LAN maupun tipe jaringan komputer lainnya. Konektor ini
memiliki 8 pin yang digunakan untuk menghubungkan kabel ke PC atau Hub.
c. Tang Krimping
Tang krimping adalah sejenis
tang yang khusus digunakan untuk memasang konektor RJ-45 dengan kabel UTP.
Sehingga konektor yang terpasang pada kabel UTP tidak terlepas. Selain itu tang
ini juga dapat digunakan untuk meratakan ujung kabel UTP agar kabel-kabel UTP
dapat tepat tersambung dengan pin pada konektor RJ-45.
d. Kartu Jaringan (LAN Card)
Gambar 6 Gambar kartu
jaringan Kartu jaringan adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai penghubung
antara komputer dan jaringan . kartu jaringan ini terkadang juga disebut NIC
(network interface card). Biasanya alat ini ditancapkan ke dalam sebuah slot
yang ada pada motherboard. Dari kartu inilah nantinya akan dibuat penomoran IP
lokal dalam jaringan LAN.
e. Switch / Hub Gambar 7 Switch/Hub
adalah sebuah perangkat yang
digunakan untuk menyatukan komputer client (workstation) menjadi jaringan yang
selanjutnya akan dihubungkan menuju komputer server. Switch dan hub sebenarnya
memiliki fungsi yang sama yaitu untuk membentuk suatu jaringan komputer.
Bedanya antara hub dengan switch, hub setelah menerima data alat ini akan
mentransmisikan data ke semua port yang ada, sementara switch setelah menerima
data akan mengirimkan data hanya pada komputer yang berkepentingan saja. Selain
itu biasanya switch digunakan untuk jaringan lokal yang wilayahnya luas. Untuk
LAN yang jangkauannya luas biasanya juga menggunakan router. Router ini adalah
alat yang digunakan untuk mengatur lalu-lintas data. Router ini juga berfungsi
untuk menentukan dan memilih jalur yang akan dilalui oleh data.
f. Kabel
tester Gambar 8 Kabel tester
adalah alat yang digunakan
untuk mengecek apakah kabel utp yang dipasang ke konektor RJ-45 sudah terpasang
dengan benar belum. Di alat ini ada 8 lampu indicator yang sesuai dengan
banyaknya pin dalam konektor RJ- 45. Jika kabel UTP telah terpasang dengan
benar maka semua lampu indicator akan menyala, tapi jika ada yang belum
terpasang maka lampu indicator akan mati.
Instalasi LAN (Local Area Network)
Instalasi LAN Langkah-langkah
yang harus kita kerjakan dalam membuat jaringan LAN adalah sebagai berikut :
1. Pengkabelan Kabel UTP
Sebelum kita melakukan
instalasi, tentukan dulu berapa komputer yang akan kita buat LAN. Selain itu
tentukan dulu perangkat apa yang akan disambungkan. Karena beda perangkat,beda
pula cara pengkabelannya. Ada 2 macam metode pengkabelan, yaitu cross dan
straight. Untuk lebih jelasnya dapat kita lihat penjelasan di bawah ini.
a. Metode Cross (Cross over kabel)
Metode ini biasanya digunakan untuk menyambungkan 2 perangkat yang sama seperti
komputer dengan komputer, switch dengan switch, hub dengan hub dll. Jadi jika
kita ingin membuat jaringan LAN dengan 2 komputer maka kita harus menggunakan
metode croos ini. Selain itu metode cross ini juga digunakan untuk
menghubungkan antara switch dengan hub serta komputer dengan router. Adapun
langkah-langkah dalam pengkabelan metode cross adalah sebagai berikut:
- Kupas kedua ujung kulit luar kabel UTP
dengan gunting atau mata pisau tang krimping sepanjang kurang lebih 5 cm.
- Urutkan warna kabel UTP, dengan aturan jika
ujung satu diurutkan dengan konfigurasi T568A maka ujung yang lain
diurutkan dengan konfigurasi T568B. (konfigurasi dapat dilihat pada gambar
di bawah)
- Setelah ujung kabel diurutkan, maka ratakan
ujung tersebut agar dapat tersambung dengan baik pada konektor RJ-45
- Masukkan ujung kabel tersebut pada konektor
RJ-45 dengan hati-hati jangan sampai ada yang tertukar dan kendor.
- Kemudian crimping /jepit kabel UTP yang
sudah dimasukkan ke dalam konektor RJ-45 tadi dengan tang crimping sampai
ada bunyi klik. Tapi jangan telalu keras,karena jika terlalu keras bisa
mengakibatkan konektor pecah.
- Setelah selesai di crimping maka hasilnya
akan seperti ini.
- Setelah kabel UTP terpasang, anda dapat
mengecheck dengan kabel tester. Jika ada lampu indicator yang tidak
menyala berarti ada kabel UTP yang tidak terkoneksi dengan konektor,
silahkan membuatnya lagi. Tapi jika semua lampu indicator menyala, berarti
kabel sudah terpasang dengan baik di konektor.
- Sambungkan kabel UTP yang telah terpasang
konektor tadi ke perangkat yang akan disambungkan, jika komputer maka
tancapkan kabel tadi pada kartu jaringan yang berada di motherboard
komputer. Jika berupa hub atau switch, maka tancapkan pada port yang telah
disediakan. Port Konektor RJ-45 pada kartu jaringan motherboard Port
konektor RJ-45 pada hub.
b. Metode straight (straight through
kabel) Metode ini biasanya digunakan untuk menyambungkan 2 perangkat yang
berbeda. Seperti komputer dengan switch, komputer dengan modem dll. Adapun
langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
- Kupas kedua ujung kulit kabel UTP kurang
lebih 5 cm dengan gunting atau mata pisau tang crimping.
- Urutkan kabel UTP dengan konfigurasi yang
sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya (Jika ujung yang satu
menggunakan konfigurasi T568 A maka ujung yang lain pun T568 A, begitu
juga sebaliknya)
- Ratakan kedua ujung kabel UTP dengan tang
crimping
- Masukkan kabel UTP ke konektor RJ-45 dengan
hati-hati agar tidak tertukar dan tidak kendor. Setelah itu jepit dengan
tang crimping sampai berbunyi klik.
- Tes kabel UTP yang telah terpasang konektor
tadi dengan kabel tester.
- Sambungkan kabel UTP yang sudah dipasang
konektor tadi ke perangkat yang akan disambungkan (komputer, switch. Hub,
dll.)
2. Setting
LAN di komputer
- Setelah kabel UTP terpasang dengan baik,
untuk operating system windows xp, klik start – control panel – network
and internet connection.
- Setelah itu klik network connection Akan
muncul Jika tanda silang merahnya sudah hilang seperti gambar diatas,
berarti komputer telah terkoneksi dengan jaringan.
3. Konfigurasi IP address
Konfigurasi IP address
Setelah jaringan fisik terinstal, kita harus mengkonfigurasi IP address di
masing- masing komputer. Dengan tujuan agar antar komputer dapat saling
terkoneksi/berkomunikasi. IP address adalah pengalamatan jaringan komputer yang
terdiri dari 32 bit biner. Untuk membuat jaringan LAN kita dapat menggunakan
salah satu kelas di bawah ini.
Kelas A = 10.x.x.x dengan
subnet mask 255.0.0.0 Kelas B = 172.16.x.x sampai 172.31.x.x dengan subnet mask
255.255.0.0 Kelas C = 192.168.x.x dengan subnet mask 255.255.255.0 Dalam satu
jaringan LAN harus menggunakan kelas yang sama. Untuk kesempatan kali ini kita
dengan asumsi komputer yang terkoneksi sedikit maka menggunakan kelas C.
Kelas C ini mampu mengkoneksi
hingga 254 komputer. Jadi kita menggunakan IP : 192.169.x.x dengan subnet mask
255.255.255.0. Angka 255.255.255.0 maksudnya 24 bit dalam IP address merupakan
network address, sedang 8 bit berikutnya adalah host ID (255 (10)= 11111111(2)
jadi 255 itu sama dengan 8 bit). Nilai x di atas dapat diisi terserah dengan
range 1-254. Jadi 192.168.x adalah network address sedangkan x adalah host ID.
Tetapi tidak boleh ada komputer yang mempunyai IP sama karena bisa membuat
jaringan bingung sehingga tidak terkoneksi. Adapun langkah-langkah dalam
mensetting IP adalah sebagai berikut :
- Klik start – control panel – network
connection sehingga muncul lambang LAN
- Dobel klik pada lambang LAN hingga muncul
local connection area status. Setelah itu dobel klik pada ikon internet
protocol (TCP/IP) tunggu hingga muncul kotak dialog baru.
- Setelah muncul kotak dialog internet
protocol (TCP/IP)properties. Pilih use the following IP address
- Masukkan nilai IP address yang kita
inginkan antara 192.168.1.1 hingga 192.168.1.254, misalkan komputer 1 kita
beri IP 192.168.1.2, komputer 2 kita beri IP 192.168.1.3 dst. Subnet mask
kita isi 255.255.255.0 dan default gateway kita isi 192.168.1.1 atau bisa
juga kita kosongkan, nanti akan terisi secara otomatis.
- Setelah terisi semua, klik ok pada semua
kotak dialog yang muncul
- Untuk mengecek apakah IP address yang kita
masukkan tadi sudah tersetting atau belum dapat kita cek dengan klik start
– run — setelah itu ketik cmd enter. Sehingga muncul jendela command
prompt.
- Setelah itu ketikkan “ipconfig” (tanpa
tanda petik) pada jendela tersebut, maka IP address yang telah kita
setting tadi akan muncul di jendela command prompt.
- Untuk mengecek apakah komputer sudah
terkoneksi dengan jaringan dapat kita ping ke komputer lain (missal client
4), dengan cara klik run ketik ping 192.168.1.4 –t (-t diketik agar
jendela ping tidak segera hilang). Jika telah terkoneksi maka akan muncul
seperti ini. Maka selasailah setting IP kita.
- Klik control panel – printer and faxes,
- setelah muncul lambang printer, klik kanan
printer yang akan dishare dan pilih option sharing.
- Setelah itu pilih option share this
printer, beri nama printer, klik apply dan ok. Untuk mengakses folder yang
dishare dapat dilakukan dengan mencarinya di folder my network places atau
juga dengan mengetikkan alamat IP address komputer tujuan pada address bar
di jendela windows explorer.
- Maka folder yang dishare akan muncul dan
dapat kita akses. Sedangkan untuk printer, dapat kita lihat saat kita mau
mencetak suatu data maka printer yang telah dishare akan muncul. Seperti
gambar di bawah ini. Jika sudah muncul, tinggal kita pilih dan print, maka
kita bisa mencetak dengan printer yang telah di share tadi.
Komponen-Komponen LAN (Local Area Network)
- Workstation ,
yaitu node atau host yang berupa sebuah sistem komputer.
- Server , yaitu suatu
Perangkat keras (hardware) yang memiliki
fungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada
jaringan tersebut. pada umumnya sumberdaya (resources) seperti
printer, disk, dan lain sebagainya yang hendak dipakai secara bersama oleh
para pemakai di workstation berada dan bekerja pada sebuah server.
- Link , Workstation
dan server tidak bisa berfungsi jika peralatan tersebut secara
fisik tidak terhubung..
- Network Interface Card (NIC) , Suatu
workstation tidak dihubungkan dengan secara langsung dengan kabel jaringan
maupun tranceiver cable, tetapi melalui sebuah rangkaian
elektronika yang dirancang khusus untuk menangani sebuah network protocol
yang dikenal dengan Network Interface Card (NIC).
- Network Software , Tanpa
adanya software jaringan maka jaringan tersebut tidak akan bekerja
sebagaimana yang dimau.
Fungsi LAN (Local Area Network)
LAN (Local Area Network)
mempunyai fungsi yaitu sebagai berikut :
- LAN mempunyai fungsi sebagai resource
sharing yang dimana bertujuan supaya semua program (software),
peralatan, khususnya data bisa digunakan oleh setiap orang yang ada
pada jaringan tersebut tanpa adanya pengaruh oleh lokasi resource dan
pemakai.
- LAN juga mempunyai fungsi
untuk sebagai pemberi koneksi jaringan internet
dalam sebuah ruangan.
- Untuk membuat suatu keamanan data lebih
terjamin karena dengan adanya LAN seorang server bisa mengatur
data-data penting yang hanya bisa diakses oleh user tertentu saja.
Keuntungan Dan Kerugian LAN
Keuntungan
LAN (Local Area Network)
- Pertukaran file dapat dilakukan
denganPertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing)mudah
(File Sharing)
- Pemakaian printer dapat dilakukan
olehPemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer
Sharing)semua client (Printer Sharing)
- File data yang keluar/masuk dari/ke
serverFile data yang keluar/masuk dari/ke serverdapat di kontrol.dapat di
kontrol.
- Proses backup data menjadi lebih mudah
- File–file data dapat disimpan pada
server,file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses
dari semuasehingga data dapat diakses dari semuaclient menurut otorisasi
sekuritas dariclient menurut otorisasi sekuritas darisemua karyawan, yang
dapat dibuatsemua karyawan, yang dapat dibuat berdasarkan struktur
organisasi berdasarkan struktur organisasiperusahaan sehingga keamanan
data perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
- Proses backup data menjadi lebih mudah.
- Resiko kehilangan data oleh virus Resiko
kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali komputer
menjadi sangat kecil sekali
- Komunikasi antar karyawan dapatKomunikasi
antar karyawan dapatdilakukan dengan menggunakan Edilakukan dengan
menggunakan E–Mail &Mail & ChatChat
- Bila salah satu client/server terhubungBila
salah satu client/server terhubungdengan modem, maka semua ataudengan
modem, maka semua atausebagian komputer pada jaringan LANsebagian komputer
pada jaringan LANdapat mengakses ke jaringan Internetdapat mengakses ke
jaringan Internet
- Biaya akses ke Internet lebih murah karena
menggunakan Server
- informasi dapat lebih banyak ditemukan oleh
client
- Dapat saling tukar menukar data/informasi
- Bisa dijadikan Workstation
Kerugian
LAN (Local Area Network)
- Jika ada satu komputer terkena virus
berpotensi menginfeksi komputer lain dalam jaringan.
- Berpotensi munculnya pencurian data oleh
pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dll.
Manfaat LAN (Local Area Network)
- Dapat membaca, mengkopi, mengedit serta
mencetak data/file yang tersimpan di komputer yang lain secara langsung
tanpa menggunakan flashdisk ataupun CD ROM.
- Dapat penggunakan perangkat atau peripheral
yang terpasang di komputer yang lain, contohnya adalah printer, hanya
dengan 1 printer komputer yang lainnya bisa menggunakan.
- Menjalankan program yang ada dikomputer
lain. Misalkan kita memiliki 2 komputer, 1 komputer yang spesifikasinya
rendah dan yang satu spesifikasinya tinggi, cukup hanya menginstal
dikomputer yang spesifikasinya tinggi, komputer yang spesifikasinya rendah
bisa menggunakan program-program yang besar tadi.
- Menghemat biaya. Sebagai contoh adalah
printer, kita memiliki 2 komputer, kita tidak perlu membeli 2 printer,
cukup membeli 1 printer bisa digunakan oleh dua komputer.
- Menghemat kapasitas/memori media penyimpanan
(harddisk)
- Memungkinkan mengerjakan suatu pekerjaan
secara bersama-sama sehingga lebih efektif serta efisien dan tentunya
pekerjaan cepat selesai. karena kita bisa mengakses file atau data dari
komputer lain, sehingga bisa kita kerjakan secara bersama-sama, tidak
perlu bergantian.
- Mempermudah dan mempercepat pertukaran
informasi. Karena jika mempunyai informasi, atau lainnya tinggal di
sharing langsung sampai tujuan, tidak perlu mengkopinya.














0 Komentar untuk "Local Area Network (LAN)"